Wednesday, February 26, 2020

Tuesday, October 24, 2017

INILAH RAHASIA ANJURAN RASULULLAH SAW.UNTUK TIDAK MEMEJAMKAN MATA SAAT SHALAT.

*INILAH RAHASIA ANJURAN RASULULLAH SAW.UNTUK TIDAK MEMEJAMKAN MATA SAAT SHALAT...*

Para ilmuwan muslim di Amerika telah meneliti cara unt meningkatkan kekuatan penglihatan mata memakai konsep dari anjuran yg diajarkan Rasulullah SAW. Hal ini sangat penting untuk orang-orang yang mata mereka yang lemah dan juga untuk semua orang.
Otot mata yang lemah, akan menyebabkan ketidakmampuan dalam melihat secara akurat.
Untuk memulihkan mata dan menjaga kekuatan ototnya, maka sebaiknya mengikuti sunnah selama sholat.
Kita harus selalu membuka mata kita selama sujuud, dan ketika berdiri pandangan mata melihat tempat sujuud. Jaga mata Anda tetap fokus pada satu titik tempat sujuud.
Hikmah di balik pandangan mata tetap fokus pada satu titik tempat sujuud adalah:
Saat rukuu', otot mata akan menekan lensa mata untuk meningkatkan visi dan saat Anda bangun mata otot mata akan melonggarkan.
Sementara saat sujuud, lensa mata akan menyusut karena jarak antara mata dengan tempat sujud memendek, dan ketika Anda bangun lagi itu akan mengendurkan otot-otot mata.
Bila kita praktikkan setiap hari, maka akan melatih otot-otot mata kita, sehingga mata kita akan sehat.
Kita dapat melakukan hal ini setiap hari 17 kali atau sebanyak yang kita inginkan.
Nabi kita (SAW) selalu memerintahkan untuk membuka mata kita, selama sujuud. Dan sekarang para ilmuwan telah membuktikan bahwa praktek ini bekerja dalam meningkatkan kekuatan penglihatan mata.
Subhanallah......
Silahkan dibagi dan jangan berhenti dari mendapatkan pahala Allah.....

Thursday, October 19, 2017

Tata Cara Sendawa

S E N D A W A

PERNAHKAH Anda bersendawa atau mendengar orang bersendawa? Jika Anda yang bersendawa, biasanya Anda akan merasa tidak ada masalah. Sebab, sendawa merupakan salah satu aktivitas tubuh secara spontan. Tapi, bagaimana jika orang lain yang bersendawa? Tentu Anda merasa risih, bukan?

Bersendawa biasanya akan menimbulkan suara yang cukup keras. Sehingga, orang lain yang berada di dekatnya bisa mendengar. Belum lagi baunya. Bisa sangat menganggu kenyamanan orang lain.

Oleh sebab itu, sebagai muslim, kita perlu memperhatikan adab-adab dalam Islam. Termasuk bersendawa. Ya, sendawa juga adabnya. Seperti apakah itu?

Masalah sendawa pernah disebutkan dalam hadis dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, beliau bercerita, “Ada orang yang bersendawa di dekat Nabi ﷺ. Kemudian beliau mengatakan, ‘Tahan sendawamu di hadapan kami. Karena orang yang paling sering kenyang di dunia, paling lama laparnya kelak di hari kiamat’,” (HR. Turmudzi 2666 dan dihasankan al-Albani).

ir pos
Dalam riwayat lain, disebutkan dalam Syarh Sunah, “Kurangi sendawamu.”

Dalam Tuhfatul Ahwadzi dinyatakan, “Larangan banyak bersendawa merupakan larangan untuk kenyang. Karena kenyang merupakan sebab terjadinya sendawa,” (Tuhfatul Ahwadzi, 7/153).

Dalam Fatwa Islam dinyatakan, “Sendawa dengan suara keras tidaklah haram, namun perbuatan ini tidak sesuai adab. Terutama ketika ada orang lain, sehingga mereka tidak terganggu dengan suara dan baunya,” (Fatwa Islam, no. 130906).


Karena itulah, ketika seseorang terpaksa bersendawa di depan orang lain, dianjurkan untuk ditahan atau disembunyikan. Agar tidak mengganggu atau menimbulkan suasana jijik orang yang mendengarnya.

Syaikh Abdullah bin Aqil mengatakan bahwa Imam Ahmad mengatakan menurut riwayat Abu Thalib, “Apabila ada orang bersendawa ketika shalat, hendaknya dia mengangkat kepalanya ke atas, sehingga udaranya hilang.” Karena jika tidak menengadah, akan mengganggu orang di sekitarnya karena bau mulutnya. Beliau mengatakan, “Ini bagian dari adab.” Beliau juga mengatakan menurut riwayat Muhanna, “Apabila orang mau bersendawa, hendaknya dia angkat kepalanya ke atas, agar tidak keluar bau mulut yang mengganggu orang lain,” (Fatawa Syaikh Ibnu Aqil, 2/214). Wallahu a’lam. []

Sumber: konsultasisyariah.com

Sunday, June 5, 2016

Trik khatam al-Qur'an di bulan Ramadhan

*UNTUK SATU KALI KHATAM* :

1. Shalat Subuh 4 halaman
2. Shalat Zhuhur 4 halaman
3. Shalat 'Ashar 4 halaman
4. Shalat Maghrib 4 halaman
5. Shalat 'Isya 4 halaman

*UNTUK DUA KALI KHATAM* :

1. Shalat Subuh 8 halaman
2. Shalat Zhuhur 8 halaman
3. Shalat 'Ashar 8 halaman
4. Shalat Maghrib 8 halaman
5. Shalat 'Isya 8 halaman

*UNTUK TIGA KALI KHATAM* :

1. Shalat Subuh 12 halaman
2. Shalat Zhuhur 12 halaman
3. Shalat 'Ashar 12 halaman
4. Shalat Maghrib 12 halaman
5. Shalat 'Isya 12 halaman

#Sebarkan_kebaikan, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

*_"Barang siapa menunjukkan satu kebaikan, maka baginya pahala semisal orang yang mengikuti KEBAIKAN tersebut."_*

(HR. Muslim, no. 1893)
Copaz..Semoga bermanfaat

Sunday, March 20, 2016

Jangan Lupakan Doa Ibu

Bismillaah
📚 Jangan Lupakan Doa Ibu

Dek … jangan kau kira doa seorang ibu itu biasa-biasa saja.

Perlu kau tahu bahwa doa seorang ibu itu begitu luar biasa. Namun kadang kita sebagai anak malah menjelek-jelekkan orang tua. Malah durhaka padanya.

Dalam sebuah hadits disebutkan,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862, hasan).

Imam al-Lalika`iy meriwayatkan di dalam kitabnya Syarh as-Sunnah dan Ghanjar di dalam kitabnya Taariikh Bukhaara mengisahkan sebagai berikut:

”Sejak kecil Imam al-Bukhary kehilangan penglihatan pada kedua matanya alis buta. Suatu malam di dalam mimpi, ibunya melihat Nabi Allah, al-Khalil, Ibrahim ‘alaihis salam yang berkata kepadanya, ‘Wahai wanita, Allah telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa.”

Pada pagi harinya, ia melihat anaknya dan ternyata benar, Allah telah mengembalikan penglihatannya. (Asy-Syifa` Ba’da Al-Maradh karya Ibrahim bin ‘Abdullah al-Hazimy sebagai yang dinukilnya dari kitab Hadyu as-Saary Fi Muqaddimah Shahih al-Buukhary karya al-Hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalany, www.alsofwah.or.id)

Luar biasa, doa seorang ibu. Imam Bukhari salah satu bukti doa ampuh ibunya.

Coba adek pikirkan, dan praktekkan. Berbuat baiklah pada ibu dan minta terus doa baik darinya. Moga jadi orang yang sukses dunia dan akhirat.

Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Friday, March 11, 2016

Doa kami di Yaumul Jum'ah teruntuk yg kusayangi , para Keluarga, Sahabat,teman2 di grup ini semua serta saudara seiman..

Assalamu'alaikum warrohmatullahi wabarokaatuh....

Bismillahirrahmanirrahim

Astaghfirullah al Adzim 3X...

Yaa ALLAH ... Yaa QOOBIDH
Bila hari ini masih menjadi bagian hidup kami ...
Berikanlah kemudahan dan kelancaran untuk menjalaninya ...

Yaa ALLAH ... Yaa BASHIIR
Bila kelopak mata kami masih dapat terbuka ...
Bimbinglah penglihatan kami untuk senantiasa melihat kebaikan dan kebenaran ...

Yaa ALLAH ... Yaa HAQQU
Bila mulut kami masih diizinkan berucap ...
Tuntunlah agar kami senantiasa mengatakan kejujuran dan berdzikir atasMu ...

Yaa ALLAH ... Yaa QOYYUM
Bila kaki kami masih diberi kemampuan untuk melangkah ...
Hantarkanlah kami ke tempat-tempat yang baik ... Tempat - tempat yang membawa maghfiroh untuk kami ...

Yaa ALLAH ... Yaa MUQTADIR
Bila tangan kami masih dapat digerakkan ...
Gerakkanlah untuk memberikan kebaikan dan menolong bagi orang-orang yang dalam kesulitan ... Serta bermanfaat dalam berbuat kebajikan ...

Yaa ALLAH ... Yaa MUQIIT
Bila matahari masih diperkenankan bagi tubuh kami ...
Sempurnakanlah cahaya-nya di pagi ini untuk menyinari seluruh tubuh kami ... Berikanlah kami kekuatan yang istiqomah dan tawaddu dalam menyempurnakan ibadah kami padaMu ...

Yaa ALLAH ... Yaa QUDDUUS
Bila udara masih menjadi bagian bagi nafas kami ...
Lapangkanlah rongga dada kami untuk menerimanya ... Buanglah seluruh energi negatif dalam setiap helaan nafas kami ...

Yaa ALLAH ... Yaa ROZZAAQ
Bila dari rezeki yang diturunkan di muka bumi ini masih ada bagian haq kami ...
Datangkanlah dalam jumlah banyak & berkah yang halal dan thoyyib dari segala arah ...
Agar kami  dapat memberi manfa'at bagi orang-orang yang membutuhkan pertolongan ... Memberikan kebahagiaan di setiap langkah kami ...

Ya ALLAH ... Yaa MUHAIMIIN
Angkat dan hilangkanlah segala penyakit keluarga, sahabat, kerabat, gantikanlah dengan sehat wal afiat ...
Jadikanlah mereka keluarga yang rukun penuh dgn kasih sayang & kedamaian serta lanjutkanlah usianya hanya untuk ibadah kepada-MU ...

Yaa ALLAH ... Yaa RAHMAN Yaa RAHIIM
Dengan segala yang telah diperlihatkan pada kami untuk dijadikan sebagai pelajaran bagi hidup kami ...
Karuniakanlah kami, semenjak pagi hari ini sampai hari-hari selanjutnya dengan Limpahan Nikmat dan Kasih Sayang-MU...
Aamiin Allahuma Amiiin

Smoga Bermanfaat 😊

Salam Menjemput Yaumul Jum'ah Penuh Barokah, semoga Allah SWT memberkahi kita aamiin...

Wednesday, March 9, 2016

"JANGAN BERBANGGA DIRI"

Selamat pagi

"JANGAN BERBANGGA DIRI"

Ada 4 Pria berbicara tentang amal ibadah mereka & kesuksesan yang di dapat.

Pria 1.
Alhamdulillah sejak sering sholat dhuha rezeki menjadi lancar bisnis sukses sebentar lagi anak saya lulus SMU rencananya akan kuliah ke luar Negeri.

Pria 2.
Bukan main hebat sekali, sejak naik haji / umroh ibadahku semakin rajin alhamdulillah anak juga sukses rumah harganya miliaran, aset bertambah orang tua sangat bangga berkat do'a saya

Pria 3.
👦 Masya Alloh sungguh nikmat tak terkira sejak rajin puasa dan bersedekah rezeki bagaikan sungai mengalir tidak ada putus-putusnya, anak baru selesai kuliah di luar negeri dan menjadi staf menteri

Ketiga pria tersebut kemudian melirik pria ke 4 sejak tadi hanya terdiam. Salah satu bertanya kepada pria ke 4.
Bagaimana dirimu? 
Kawan mengapa engkau diam saja.??

Pria 4
......
Hmmm...Saya tidak sehebat kalian, jangankan kesuksesan bahkan saya tidak tahu ibadah yg saya lakukan di terima oleh Alloh SWT. atau tidak

Saya tahu ibadah di terima dan sukses setelah saya meninggal nanti. 
Jadi saya merasa belum bisa menceritakan ibadah yg saya lakukan dan balasan yg Alloh berikan kepada saya.

Jangan bersandar kepada amal. 
Sebab ketertipuan ini adalah sikap bersandar kepada amal secara berlebih. Ini akan melahirkan kepuasan, kebanggaan dan akhlak buruk kepada Alloh Ta'ala.

Orang yg melakukan amal ibadah tidak tahu apakah amalnya di terima atau tidak, mereka tidak tahu betapa besar dosa dan maksiatnya, juga mereka tidak tahu apakah amalnya bernilai keikhlasan atau tidak..

Oleh karena itu, mereka di anjurkan untuk meminta rahmat Alloh dan selalu beristighfar. Karena Alloh Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Di riwayatkan dari Abu Hurairah :
"Sesungguhnya amal seseorang tidak akan memasukannya ke dalam surga."
Mereka bertanya, "Tidak pula engkau Ya Rasullulloh?
Beliau menjawab, Tidak pula saya.
Hanya saja Alloh meliputiku dg karunia dan rahmat-Nya. Karenanya berlakulah benar (beramal sesuai sunnah) dan berlakulah sedang (tidak berlebihan dalam ibadah dan kendor atau lemah).
(HR. Bukhari & Muslim)

Sesungguhnya seseorang tidak akan masuk surga kecuali dg rahmat Alloh. Dan diantara rahmat-Nya adalah dia memberikan taufik untuk beramal dan hidayah untuk taat kepada-Nya.

Karenanya, kita wajib bersyukur kepada Alloh dan merendah diri kepada-Nya. Tidak layak hamba bersandar kepada amalnya.

Seorang hamba tidaklah pantas membanggakan amal ibadahnya meski sesuai sunnah dan usahanya semata, apalagi ada perasaan telah memberikan kebaikan untuk Alloh.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah amalan kami.. Aamiin.

Friday, January 15, 2016

Manakah yang benar Wa'alaikumsalam atau Wa'alaikumussalam?


Assalamualaikum wa rahmatullah
Halo Muslim

Sesama muslim memang diharuskan mengucapkan salam jika bertemu, adapun hadist yang menyebutkan
  
Dalam Shahih Muslim (54) disebutkan: Dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan tidak dikatakan beriman sebelum kalian saling mencintai. Salah satu bentuk kecintaan adalah menebar salam antar sesama muslim.”
 
Dalam keseharian, kita memang terbiasa dengan mengucapkan wa'alaikumsalam, atau ada juga yang mengucapkan walaikumsalam. Ane juga awalnya sama mengucapkan wa'alaikumsalam, tetapi telah diberi tahu oleh teman, bagaimana pengucapan salam yang benar. Kenapa sih membacanya wa'alaikumussalam dan bukan wa'alaikumsalam?

Mari simak penjelasan berikut:

وَعَلَيْكُمْ السَّلامُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Perlu kita ketahui bahwasanya kalimat menjawab salam tersebut terdiri dari 3 kata, yaitu Wa'alaikum, dan Assalām. Namun dalam pembahasan ini kita coba mengombinasikan wa dan ‘alaikum menjadi satu sehingga menjadi wa’alikum untuk mempermudah.

Jika kita membaca Wa’alaikumsalam, alif-lamnya otomatis lenyap. Sedangkan kalau kita membaca Wa’alaikumussalām, itulah yang lebih benar.

Kata Wa'alaikumussalam, kalau di urai jadinya..wa'alaikumu assalaam..ketika huruf mim bertemu dengan alif laam, maka kata tersebut digabung pengucapannya dalam kaidah lughawi arab.

Sebuah kata yg menggunakan alif lam artinya MA’RIFAH (DEFINITIF) sedangkan yg tanpa alif lam, artinya NAKIRAH (UNDEFINITIF). Dan juga orang yg menjawab salam diharuskan membalas seperti orang yg memberi salam. Jika orang berkata: AS-SALAAMU‘ALAIKUM (menggunakan alif lam) maka jawabnya juga dengan alif lam WA'ALAIKUMUSSALAM, bukan  WA’ALAIKUMSALAM

Alhamdulillah sekarang kita tahu mana pengucapan salam yang benar, mulai sekarang, ganti pengucapan wa'alaikumsalam dengan wa'alaikumussalam ya? Enak kan kalau pengucapan bener, kita sendiri yang dapat pahala.

Amiinnn..

Mohon Bantuannya

Assalamualaikum wr.wb
teman-teman semuanya mohon doa dan bantuannya untuk teman kita Yosef Feriyanto kelas 1B Analisis Kimia. pada hari ini mengalami kecelakaan.
yang memiliki rezeki lebih, bisa mengirimkan bantuannya seikhlasnya.
bagi yang ada di tanah baru bisa langsung donasikan ke Nanda Habibthia 1B (089649980024/52242EEF)
serta bagi yang berada di luar tanah baru bisa kirim lewat no. rek bri 0805-01-037993-53-3 atas nama Anita Pratiwi
untuk konfirmasi pentransferan sms/WA ke 085773363695 keadaan terakhir beliau habis dioperasi karena patah tangan. Dan masih menunggu hasil ct scan karena tadi siang tidak berhenti muntah darah dan sekarang masih setengah sadar.
Termakash
Hasil ct scan udah keluar jd otak yosef aga kegeser kekiri trus di bagian jidat kaya jd berongga2 sama tengkoraknya retak dr idung ke mata kiri, tp yg paling parah pendarahan di otak belakang mata itu jg retak, doain ya  soalnya yosef sebenernya harus di rujuk ke bayukarta atau seengganya yg lebih bagus dr rsud tp ayahnya masih nunda2 kayanya masih terkendala biaya. Yg di belakang mata hampi ke telinga, kalo sampe ke deket telinga, bukan cuma hidung dan mulutnya yg keluar darah tp teliganya jg.
Yosef mahasiswa Politeknik AKA Bogor, tingkat 1. Sedang membutuhkan pertolongan kita  kawan. Bantu seikhlasnya dan doanya. Terimakasih
Kronologis kecelakaan : Jadi kan dr bogor kemaren seldy sama yosef pulang ke krw, seldy nginep di rumah yosef di cilamaya soalnya kamisnya ada acara di jatisari yg deket dr rumah yosef, ternyata acaranya itu gajadi kan, yaudah yosef sama seldy pergi bareng ke krw, seldy ada saudara dan yosef mau nyari sponsorship buat karawang edu fair yg bertempat di sman 1 krw, nah waktu di jatisari jalanannya lurus terus ya kita aga nambah kecepatan kan, ada bapa2 yg searah sama kita tp tiba2 bapa2 itu dia muter balik tanpa ngasih tanda apapun dan tanpa lampu sein, akhirnya kecelakaan gabisa dihindari. Bapak2nya juga sampe d amputasi kakinya di bawah lutut. Terimakasih.

Wednesday, January 13, 2016

RENUNGAN FAJAR :) 13 JAN  16

     السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

                  KeMatian
     Adalah Batas peNentuan
              "Kualitas Kita"
         di Alam Abadi Nanti,
   
         seOrang Ahli Hikmah
                   berKata:
            Orang yang Lupa
             mengIngat Mati
              Tidak Ubahnya
        Bagaikan Hewan Sapi
                     Meski
       Tempat penyemBlihan
          Dekat Dengannya,
      Sapi Bisa Tenang,Makan,

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم   
        berSabda: "Manusia
         Yang Paling Cerdik
                    ialah
           Yang terBanyak
       mengIngat keMatian
                   Serta
           Yang terBanyak
             perSiapannya
        Untuk mengHadapi
                keMatian
        (Hadist Tarmiji,Ibnu-
          Majah,Dan Hakim)

   "Barangsiapa meRasakan
          Ingat keMatian,
                Maka الله
      Akan menJadikan ia
         Senang menCari
             Pahala Dan
    Benci terHadap Dosa"
        (Abu Hamzah Al-
             Khurasani)

            Sahabat2ku
                     :)

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم   
             berSabda:
  "Aku Haramkan Neraka
            Pada Mata
    Yg Selalu meNangis
          Karena Takut
       Kepada اللهِ SWT"
(Hadist Riwayat Ahmad
           Dan Nasai)

           Jarang kita
    Sadar dan berFikir,
  Kemudian meNangisi
Kemana Dan Bagaimana
          Kondisi kita
         Akan Kembali
   keKampung Akhirat.

Tuesday, September 8, 2015

RENUNGAN FAJAR

       السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

  Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم.   
               BerSabda :
   "Takutlah kpd Api Neraka,   
               walaupun
        Hanya berSedekah
                 dengan
       seParuh Biji Kurma" 
   (Hadist Riwayat Bukhari
            Dan Muslim)

                  Maka,
   Nabi SAW meNyebutkan
          ber-Lapis2 Amal
  Agar keUtamaan Sedekah
Tidak Sampai terLewatkan 

  "Wajib Bagi seTiap Muslim
        Untuk berSedekah
       Kemudian Nabi SAW.
                diTanya,
          'Bagaimana jika
       Tidak meMiliki Apa2
      Untuk diSedekahkan?'

         Beliau menjawab,
    (1) Dia harus berUsaha
      mengGunakan keDua
       Tangannya (Bekerja)
       seHingga Dia Dapat
        memBeri Manfaat
           Untuk Dirinya
                  dan
        Dapat berSedekah
        kepada Orang lain 

             Bagaimana
      kalau Tidak Mampu?
  (2) Dia Harus memBantu
             Orang yang
memButuhkan perTolongan

   Jika Tidak Mampu juga?
(3) Dia dpt berAmar Ma'ruf
                 atau
     meLakukan keBaikan
              apa saja 

   Kalau Tidak Mampu juga?
  (4) Dia Dapat meNahan Diri
                   dari
     meLakukan keBurukan,
                Itu pun
       mRupakan Sedekah" 
    (Hadist Riwayat Bukhari,
                   1353.
    Muslim, 1676. An-Nasa'i,
      2491. Ahmad, 18710)
 
              Firmanاللهِ :
رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ

    ........"Wahai TuhanKu,
       seKiranya Engkau
     berKenan meNunda
          [keMatian]Ku
      Sedikit Waktu Lagi,
                 maka
   Aku Dapat berSedekah..."
  {Surat Al Munafiqun: 10}

  Karena meLihat Besarnya
  Pahala dan Imbas Baiknya
        seTelah meNinggal
                  Maka, 
     seOrang Mukmin Akan
  berAda diBawah Naungan  
           Sedekahnnya

Friday, September 4, 2015

R E N U N G A N


Jika sebuah telur  dipecahkan oleh kekuatan dari luar, maka kehidupan di dalam telur berakhir.
Tapi......
Jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari dalam, maka kehidupan baru telah LAHIR.
HAL-HAL BESAR selalu dimulai DARI DALAM.

TUHAN tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, Bunga selalu mekar, dan Mentari selalu bersinar...
Tapi ketahuilah bahwa DIA selalu memberi pelangi di setiap badai, Senyum di setiap air mata, Berkah di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa.

Jangan pernah menyerah sahabat, Terus berjuanglah.
“Life is so beautiful”.

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan maka nikmatilah.
•Hidup adalah tantangan, hadapilah.
•Hidup adalah anugerah, terimalah.
•Hidup adalah pertandingan, menangkanlah.
•Hidup adalah tugas, selesaikanlah.
•Hidup adalah cita-cita, capailah.
•Hidup adalah misteri, singkapkanlah.
•Hidup adalah kesempatan, ambillah.
•Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.
•Hidup adalah janji, penuhilah.
•Hidup adalah keindahan, bersyukurlah.
•Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.

1 hal yang buat kita Bahagia adalah CINTA
1 hal yang buat kita tambah Dewasa adalah MASALAH
1 hal yang buat kita Hancur adalah PUTUS ASA
1 hal yang buat kita Maju adalah USAHA
1 hal yang buat kita Kuat adalah DOA.

THE BLIND SPOT"

Semua petinju profesional memiliki pelatih. Bahkan, petinju legendaris  sehebat Moh. Ali sekalipun juga memiliki pelatih. Yaitu Angelo Dundee yang membantu Ali menjadi Juara dunia 3 kali. Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding, sangat jelas Angelo Dundee tidak akan pernah menang.

Mungkin kita ber-tanya2, mengapa Moh. Ali butuh pelatih kalau jelas dia pasti menang melawan pelatihnya? 

Ketahuilah bahwa Moh. Ali butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, tapi karena ia membutuhkan seseorang untuk melihat hal2 yang "TIDAK DAPAT DIA LIHAT SENDIRI".

Hal yg tidak dapat kita lihat dgn mata sendiri itu yg disebut: "BLIND SPOT" atau "TITIK BUTA". Kita hanya bisa melihat "BLIND SPOT" dengan bantuan orang lain.

Dalam hidup, kita butuh seseorang untuk mengawal kehidupan kita, sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya prioritas hidup kita mulai bergeser.

Kita butuh orang lain YANG:
×. Menasihati,
×. Mengingatkan, bahkan.....
×. Menegur jika kita mulai melakukan sesuatu hal yg keliru, yg mungkin tidak kita sadari.

Kita butuh KERENDAHAN HATI untuk:
×. Menerima kritikan,
×. Menerima nasihat, dan 
×. Menerima teguran...
itulah yang justru menyelamatkan kita.

Kita bukan manusia sempurna.
Jadi, biarkan orang lain menjadi "mata" kita di area 'Blind Spot' kita, sehingga KITA BISA MELIHAT apa yang TIDAK BISA KITA LIHAT dgn 'pandangan' kita sendiri.
Mari kita saling nasihat menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.

Tuesday, June 9, 2015

CAHAYA SURGA YANG DIRINDUKAN

"CAHAYA SURGA YANG DIRINDUKAN"
Copy By; Penulis Novel #7cc
------------
“ Goblok kamu ya…” Kata Suamiku sambil melemparkan buku lapor sekolah Doni.

Kulihat suamiku berdiri dari tempat duduknya dan kemudian dia menarik kuping Doni dengan keras.

Doni meringis. Tak berapa lama Suamiku pergi kekamar dan keluar kembali membawa penepuk nyamuk. Dengan garang suamiku memukul Doni berkali kali dengan penepuk nyamuk itu.

Penepuk nyamuk itu diarahkan kekaki, kemudian ke punggung dan terus , terus. Doni menangis “ Ampun, ayah ..ampun ayah..” Katanya dengan suara terisak isak.

Wajahnya memancarkan rasa takut. Dia tidak meraung. Doni ku tegar dengan siksaan itu. Tapi matanya memandangku.

Dia membutuhkan perlindunganku. Tapi aku tak sanggup karena aku tahu betul sifat suamiku.

“Lihat adik adikmu. Mereka semua pintar pintar sekolah. Mereka rajin belajar. Ini kamu anak tertua malah malas dan tolol Mau jadi apa kamu nanti ?.

Mau jadi beban adik adik kamu ya…he “ Kata suamiku dengan suara terengah engah kelelahan memukul Doni. Suamiku terduduk dikorsi. Matanya kosong memandang kearah Doni dan kemudian melirik kearah ku “ Kamu ajarin dia. Aku tidak mau lagi lihat lapor sekolahnya buruk. Dengar itu. “ Kata suamiku kepadaku sambil berdiri dan masuk kekamar tidur.

Kupeluk Doni. Matanya memudar. Aku tahu dengan nilai lapor buruk dan tidak naik kelas saja dia sudah malu apalagi di maki maki dan dimarahi didepan adik adiknya.

Dia malu sebagai anak tertua. Kembali matanya memandangku. Kulihat dia butuh dukunganku. Kupeluk Doni dengan erat “ Anak bunda, tidak tolol. Anak bunda pintar kok. Besok ya rajin ya belajarnya”

“ Doni udah belajar sungguh sungguh, bunda, Bunda kan lihat sendiri. Tapi Doni memang engga pintar seperti Ruli dan Rini. Kenapa ya Bunda” Wajah lugunya membuatku terenyuh.. Aku menangis “ Doni, pintar kok. Doni kan anak ayah. Ayah Doni pintar tentu Doni juga pintar. “

“ Doni bukan anak ayah.” Katanya dengan mata tertunduk “ Doni telah mengecewakan Ayah, ya bunda “

Malamnya , adiknya Ruli yang sekamar dengannya membangunkan kami karena ketakutan melihat Doni menggigau terus. Aku dan suamiku berhamburan kekamar Doni.

Kurasakan badannya panas.Kupeluk Doni dengan sekuat jiwaku untuk menenangkannya. Matanya melotot kearah kosong. Kurasakan badannya panas.

Segera kukompres kepalanya dan suamiku segera menghubungi dokter keluarga. Doni tak lepas dari pelukanku “ Anak bunda, buah hati bunda, kenapa sayang. Ini bunda,..” Kataku sambil terus membelai kepalanya. Tak berapa lama matanya mulai redup dan terkulai.

Dia mulai sadar. Doni membalas pelukanku. ‘ Bunda, temani Doni tidur ya." Katanya sayup sayup. Suamiku hanya menghelap nafas. Aku tahu suamiku merasa bersalah karena kejadian siang tadi.

Doni adalah putra tertua kami. Dia lahir memang ketika keadaan keluarga kami sadang sulit. Suamiku ketika itu masih kuliah dan bekerja serabutan untuk membiayai kuliah dan rumah tangga.

Ketika itulah aku hamil Doni. Mungkin karena kurang gizi selama kehamilan tidak membuat janinku tumbuh dengan sempurna. Kemudian , ketika Doni lahir kehidupan kami masih sangat sederhana.

Masa balita Doni pun tidak sebaik anak anak lain. Diapun kurang gizi. Tapi ketika usianya dua tahun, kehidupan kami mulai membaik seiring usainya kuliah suamiku dan mendapatkan karir yang bagus di BUMN.

Setelah itu aku kembali hamil dan Ruli lahir., juga laki laki dan dua tahu setelah itu, Rini lahir, adik perempuannya. Kedua putra putriku yang lahir setelah Doni mendapatkan lingkungan yang baik dan gizi yang baik pula.

Makanya mereka disekolah pintar pintar. Makanya aku tahu betul bahwa kemajuan generasi ditentukan oleh ketersediaan gizi yang cukup dan lingkungan yang baik.

Tapi keadaan ini tidak pernah mau diterima oleh Suamiku. Dia punya standard yang tinggi terhadap anak anaknya. Dia ingin semua anaknya seperti dia. Pintar dan cerdas. “ Masalah Doni bukannya dia tolol, Tapi dia malas. Itu saja. “ Kata suamiku berkali kali.

Seakan dia ingin menepis tesis tentang ketersediaan gizi sebagai pendukung anak jadi cerdas. “ Aku ini dari keluarga miskin. Manapula aku ada gizi cukup. Mana pula orang tuaku ngerti soal gizi.

Tapi nyatanya aku berhasil. “ Aku tak bisa berkata banyak untuk mempertahankan tesisku itu.

Seminggu setelah itu, suamiku memutuskan untuk mengirim Doni kepesantren. AKu tersentak.

“ Apa alasan Mas mengirim Doni ke Pondok Pesantren “

“ Biar dia bisa dididik dengan benar”

“ Apakah dirumah dia tidak mendapatkan itu”

“ Ini sudah keputusanku, Titik.

“ tapi kenapa , Mas” AKu berusaha ingin tahu alasan dibalik itu.

Suamiku hanya diam. Aku tahu alasannya.Dia tidak ingin ada pengaruh buruk kepada kedua putra putri kami.

Dia malu dengan tidak naik kelasnya Doni. Suamiku ingin memisahkan Doni dari adik adiknya agar jelas mana yang bisa diandalkannya dan mana yang harus dibuangnya. Mungkinkah itu alasannya.

Bagaimanapun , bagiku Doni akan tetap putraku dan aku akan selalu ada untuknya. Aku tak berdaya. Suamiku terlalu pintar bila diajak berdebat.

Ketika Doni mengetahui dia akan dikirim ke Pondok Pesantren, dia memandangku. Dia nanpak bingung. Dia terlalu dekat denganku dan tak ingin berpisah dariku.

Dia peluk aku “ Doni engga mau jauh jauh dari bunda” Katanya.

Tapi seketika itu juga suamiku membentaknya “ Kamu ini laki laki. TIdak boleh cengeng. Tidak boleh hidup dibawah ketika ibumu. Ngerti. Kamu harus ikut kata Ayah.

Besok Ayah akan urus kepindahan kamu ke Pondok Pesantren. “

Setelah Doni berada di Pondok Pesantren setiap hari aku merindukan buah hatiku. Tapi suamiku nampak tidak peduli. “ Kamu tidak boleh mengunjunginya di pondok. Dia harus diajarkan mandiri.

Tunggu saja kalau liburan dia akan pulang” Kata suamiku tegas seakan membaca kerinduanku untuk mengunjungi Doni.

Tak terasa Doni kini sudah kelas 3 Madrasa Aliyah atau setingkat SMU. Ruli kelas 1 SMU dan Rini kelas 2 SLP. Suamiku tidak pernah bertanya soal Raport sekolahnya. Tapi aku tahu raport sekolahnya tak begitu bagus tapi juga tidak begitu buruk.

Bila liburan Doni pulang kerumah, Doni lebih banyak diam. Dia makan tak pernah berlebihan dan tak pernah bersuara selagi makan sementara adiknya bercerita banyak soal disekolah dan suamiku menanggapi dengan tangkas untuk mencerahkan. Walau dia satu kamar dengan adiknya namun kamar itu selalu dibersihkannya setelah bangun tidur.

Tengah malam dia bangun dan sholat tahajud dan berzikir sampai sholat subuh.

Ku purhatikan tahun demi tahu perubahan Doni setelah mondok. Dia berubah dan berbeda dengan adik adiknya. Dia sangat mandiri dan hemat berbicara. Setiap hendak pergi keluar rumah, dia selalu mencium tanganku dan setelah itu memelukku. Beda sekali dengan adik adiknya yang serba cuek dengan gaya hidup modern didikan suamiku.

Setamat Madrasah Aliyah, Doni kembali tinggal dirumah. Suamiku tidak menyuruhnya melanjutkan ke Universitas. “ Nilai rapor dan kemampuannya tak bisa masuk universitas. Sudahlah. Aku tidak bisa mikir soal masa depan dia. Kalau dipaksa juga masuk universitas akan menambah beban mentalnya. “ Demikian alasan suamiku. Aku dapat memaklumi itu. Namun suamiku tak pernah berpikir apa yang harus diperbuat Doni setelah lulus dari pondok. Donipun tidak pernah bertanya. Dia hanya menanti dengan sabar.

Selama setahun setelah Doni tamat dari mondok, waktunya lebih banyak di habiskan di Masjid. Dia terpilih sebagai ketua Remaja Islam Masjid. Doni tidak memilih Masjid yang berada di komplek kami tapi dia memilih masjid diperkampungan yang berada dibelakang komplek. Mungkin karena inilah suamiku semakin kesal dengan Doni karena dia bergaul dengan orang kebanyakan.

Suamiku sangat menjaga reputasinya dan tak ingin sedikitpun tercemar. Mungkin karena dia malu dengan cemoohan dari tetangga maka dia kadang marah tanpa alasan yang jelas kepada Doni. Tapi Doni tetap diam. Tak sedikitpun dia membela diri.

Suatu hari yang tak pernah kulupakan adalah ketika polisi datang kerumahku. Polisi mencurigai Doni dan teman temannya mencuri di rumah yang ada di komplek kami. Aku tersentak. Benarkah itu. Doni sujud dikaki ku sambil berkata “ Doni tidak mencuri , Bunda. TIdak, Bunda percayakan dengan Doni.

Kami memang sering menghabiskan malam di masjid tapi tidak pernah keluar untuk mencuri.” Aku meraung ketika Doni dibawa kekantor polisi. Suamiku dengan segala daya dan upaya membela Doni.

Alhamdulilah Doni dan teman temannya terbebaskan dari tuntutan itu. Karena memang tidak ada bukti sama sekali. Mungkin ini akibat kekesalan penghuni komplek oleh ulah Doni dan kawan kawan yang selalu berzikir dimalam hari dan menggangu ketenangan tidur.

Tapi akibat kejadian itu , suamiku mengusir Doni dari rumah. Doni tidak protes. Dia hanya diam dan menerima keputusan itu. Sebelum pergi dia rangkul aku” Bunda , Maafkanku. Doni belum bisa berbuat apapun untuk membahagiakan bunda dan Ayah. Maafkan Doni “ Pesannya.

Diapun memandang adiknya satu satu. Dia peluk mereka satu persatu “ Jaga bunda ya. Mulailah sholat dan jangan tinggalkan sholat. Kalian sudah besar .” demikian pesan Doni. Suamiku nampak tegar dengan sikapnya untuk mengusir DOni dari rumah.

“ Mas, Dimana Doni akan tinggal. “ Kataku dengan batas kekuatan terakhirku membela Doni.

“ Itu bukan urusanku. Dia sudah dewasa. Dia harus belajar bertanggung jawab dengan hidupnya sendiri.

***
Tak terasa sudah enam tahun Doni pergi dari Rumah. Setiap bulan dia selalu mengirim surat kepadaku. Dari suratnya kutahu Doni berpindah pindah kota. Pernah di Bandung, Jakarta, Surabaya dan tiga tahun lalu dia berangkat ke Luar negeri. Bila membayangkan masa kanak kanaknya kadang aku menangis. Aku merindukan putra sulungku. Setiap hari kami menikmati fasilitas hidup yang berkecukupan. Ruli kuliah dengan kendaraan bagus dan ATM yang berisi penuh. Rinipun sama. Karir suamiku semakin tinggi. Lingkungan social kami semakin berkelas.

Tapi, satu putra kami pergi dari kami. Entah bagaimana kehidupannya. Apakah dia lapar. Apakah dia kebasahan ketika hujan karena tidak ada tempat bernaung. Namun dari surat Doni , aku tahu dia baik baik saja. Dia selalu menitipkan pesan kepada kami, “ Jangan tinggalkan sholat. Dekatlah kepada Allah maka Allah akan menjaga kita siang dan malam. “

***
Prahara datang kepada keluarga kami. Suamiku tersangkut kasus Korupsi. Selama proses pemeriksaan itu suamiku tidak dibenarkan masuk kantor. Dia dinonaktifkan. Selama proses itupula suamiku nampak murung. Kesehatannya mulai terganggu. Suamiku mengidap hipertensi.

Dan puncaknya , adalah ketika Polisi menjemput suamiku di rumah. Suamiku terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Rumah dan semua harta yang selama ini dikumpulkan disita oleh negara.

Media maassa memberitakan itu setiap hari. Reputasi yang selalu dijaga oleh suamiku selama ini ternyata dengan mudah hancur berkeping keping. Harta yang dikumpul, sirna seketika. Kami sekeluarga menjadi pesakitan. Ruli malas untuk terus keliah karena malu dengan teman temannya. Rini juga sama yang tak ingin terus kuliah.

Kini suamiku dipenjara dan anak anak jadi bebanku dirumah kontrakan. Ya walau mereka sudah dewasa namun mereka menjadi bebanku. Mereka tak mampu untuk menolongku. Baru kutahu bahwa selama ini kemanjaan yang diberikan oleh suamiku telah membuat mereka lemah untuk survival dengan segala kekurangan. Maka jadilah mereka bebanku ditengah prahara kehidupan kami. Pada saat inilah aku sangat merindukan putra sulungku.

Ditengah aku sangat merindukan itulah aku melihat sosok pria gagah berdiri didepan pintu rumah.

Doniku ada didepanku dengan senyuman khasnya. Dia menghambur kedalam pelukanku. “ Maafkan aku bunda, Aku baru sempat datang sekarang sejak aku mendapat surat dari bunda tentang keadaan ayah. “ katanya. Dari wajahnya kutahu dia sangat merindukanku. Rini dan Ruli juga segera memeluk Doni. Mereka juga merindukan kakaknya. Hari itu, kami berempat saling berpelukan untuk meyakinkan kami akan selalu bersama sama.

Kehadiran Doni dirumah telah membuat suasana menjadi lain. Dengan bekal tabungannya selama bekerja diluar negeri, Doni membuka usaha percetakan dan reklame.

Aku tahu betul sedari kecil dia suka sekali menggambar namun hobi ini selalu di cemoohkan oleh ayahnya. Doni mengambil alih peran ayahnya untuk melindungi kami. Tak lebih setahu setelah itu, Ruli kembali kuliah dan tak pernah meninggalkan sholat dan juga Rini.

Setiap maghrib dan subuh Doni menjadi imam kami sholat berjamaah dirumah. Seusai sholat berjaman Doni tak lupa duduk bersilah dihadapan kami dan berbicara dengan bahasa yang sangat halus , beda sekali dengan gaya ayahnya

“ Manusia tidak dituntut untuk terhormat dihadapan manusia tapi dihadapan Allah. Harta dunia, pangkat dan jabatan tidak bisa dijadikan tolok ukur kehormatan. Kita harus berjalan dengan cara yang benar dan itulah kunci meraih kebahagiaan dunia maupun akhirat. Itulah yang harus kita perjuangkan dalam hidup agar mendapatkan kemuliaan disisi Allah. . Dekatlah kepada Allah maka Allah akan menjaga kita. Apakah ada yang lebih hebat menjaga kita didunia ini dibandingkan dengan Allah. “

“ Apa yang menimpa keluarga kita sekarang bukanlan azab dari Allah. Ini karena Allah cinta kepada Ayah. Allah cinta kepada kita semua karena kita semua punya peran hingga membuat ayah terpuruk dalam perbuatan dosa sebagai koruptor. Allah sedang berdialogh dengan kita tentang sabar dan ikhlas, tentang hakikat kehidupan, tentang hakikat kehormatan. Kita harus mengambil hikmah dari ini semua untuk kembali kepada Allah dalam sesal dan taubat. Agar bila besok ajal menjemput kita, tak ada lagi yang harus disesalkan, Karna kita sudah sangat siap untuk pulang keharibaan Allah dengan bersih. “

Seusai Doni berbicara , aku selalu menangis. Doni yang tidak pintar sekolah, tapi Allah mengajarinya untuk mengetahui rahasia terdalam tentang kehidupan dan dia mendapatkan itu untuk menjadi pelindung kami dan menuntun kami dalam taubah.

Ini jugalah yang mempengaruhi sikap suamiku dipenjara. Kesehatannya membaik. Darah tingginya tak lagi sering naik. Dia ikhlas dan sabar , dan tentu karena dia semakin dekat kepada Allah. Tak pernah tinggal sholat sekalipun.

Zikir dan linangan airmata sesal akan dosanya telah membuat jiwanya tentram. Mahasuci Allah atas  segala firmannya.
-------
@MrPenghulu_ Penulis Novel @7CahayaCinta

Adsense Indonesia

Monday, May 12, 2014

Tausiyah Singkat

Makin fokus dan berusaha total menghadap kepada Alloh, semakin dituntun dan dimudahkan segala karunia terbaik pilihan-Nya

Tausiyah Singkat

Masalah terbesar dalam hidup ini bila kita kurang kenal dan kurang Yakin kepada Alloh subhanahu wata'alaa

Tausiyah Singkat

Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami (QS 7:126)

Tausiyah Singkat

"Ya Allah, dihari ini kami mohon Engkau limpahkan kepada kami kenikmatan, kesejahteraan & perlindungan."

Tausiyah Singkat

"Ya Rabb kami, peliharalah kami & berilah karunia kpd kami dengan berlindung kepada Mu dari api Neraka." (HR Muslim)

Tausiyah Singkat

Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami & ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu (Q.S. 66:8)